Buku ini membahasa teori belajar orang dewasa yang menyangkut proses interaksi belajar dan membelajarkan, mencakup komponen mata kuliah proses interaksi belajar dan membelajarkan yang diharapkan dapat membentuk kemampuan dasar professional.
Buku ini membahas mengenai pendidikan orang dewasa, proses pendidikan orang dewasa bertujuan untuk mengembangkan kemampuan, memperkaya pengetahuan, meningkatkan kualifikasi teknis, dan jiwa profesionalisme para pesertanya.
Buku ini memberikan informasi seputar lebih dari 100 program beasiswa S1 yang tersedia di perguruan tinggi dalam negeri, cara memperoleh dan syarat yang harus dipenuhi.
Buku ini membahas tentang cara pengelolaan laboratorium IPA SMP dan laboratorium kelompok IPA (Fisika, Kimia, Biologi) di SMA/SMK. Buku ini direkomendasikan untuk bahan belajar bagi guru dalam pengelolaan laboratorium, dan diperlukan dalam pelatihan manajmen laboratorium IPA.
Buku ini memberikan pencerahan bagi pembaca yang ingin mempelejari rahasia yang telah terbukti keampuhannya dalam menyukseskan orang-orang hebta di dunia, mempelajari cara mengakses spirit motivasi dari motivator besar dan mendapatkann materi serta cara dalam merevolusi hidup pembaca, peserta didik, dan orang lain.
Buku ini menguraikan tentang perencanaan pengembangan, suatu pembentukan program baru, dan perencanaan perbaikan yakni, memperbaiki program pendidikan lama.
Buku ini mengangkat tema akuntabilitas, khususnya dalam dunia pendidikan yang membahas pentingnya pertanggungjawaban sekolah kepada publik untuk menciptakan transparansi, meningkatkan mutu, dan memperbaiki citra sekolah.
Multimedia learning berdasarkan teori Richard E. Mayer menekankan bahwa manusia belajar lebih baik melalui kombinasi teks, gambar, dan suara daripada teks saja, didukung oleh Cognitive Theory of Multimedia Learning (CTML) untuk memproses informasi via saluran visual-verbal. Prinsip utama meliputi koherensi, modalitas, spasial, dan segmentasi untuk m…
Media pembelajaran berbasis multimedia hadir untuk menjadi solusi dalam menghadapi masalah peserta didik yang ditakdirkan memiliki kelainan secara fisik.