menceritakan dua kisah utama: Enong, seorang gadis yang harus berhenti sekolah menjadi pendulang timah pertama di Belitung untuk menafkahi keluarganya, dan Ikal, yang berjuang mendapatkan cinta A Ling dari pria lain bernama Zinar.
perjuangan dan persahabatan tiga remaja, Ikal, Arai, dan Jimbron, untuk meraih mimpi mereka melanjutkan pendidikan ke luar negeri, meskipun menghadapi berbagai kesulitan dan berasal dari keluarga kurang mampu di Belitung.
Cerita terjadi di Desa Gantung, Belitung Timur. Dimulai ketika sekolah Muhammadiyah terancam akan dibubarkan oleh Depdikbud Sumsel jikalau tidak mencapai siswa baru sejumlah 10 anak. Ketika itu baru 9 anak yang menghadiri upacara pembukaan, akan tetapi tepat ketika Pak Harfan, sang kepala sekolah, hendak berpidato menutup sekolah, Harun dan ibunya datang untuk mendaftarkan diri di sekolah kecil…