Text
Amba
Buku ini mengisahkan kehidupan Amba yang saat itu berusia 18 tahun dan memiliki keinginan untuk mengejar pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Keinginannya itu bertolak belakang dengan kekhawatiran kedua orang tuanya karena Amba tidak kunjung menikah. Sudarminto, ayah Amba, bertemu dengan Salwa, dosen muda Universitas Gadjah Mada, dan berniat menjodohkan Salwa dengan Amba namun Amba memiliki persyaratan untuk menyelesaikan perkuliahannya terlebih dahulu sebelum perjodohan dilakukan. Di tahun kedua studi Amba, Salwa dipindah tugas ke Universitas Airlangga, Surabaya. Amba yang kala itu diterima bekerja sebagai penerjemah di Rumah Sakit Sono Walujo pun bertemu dengan Bhisma, dokter lulusan Jerman Timur, dan akhirnya Amba memadu kasih dengan Bhisma sampai ia mengandung. Tahun 1971, Bhisma diasingkan ke Pulau Buru dan membuat Amba kebingungan lalu memutuskan untuk pergi ke Jakarta.
No other version available